Ingin tahu informasi terbaru mengenai SIPLah? Klik di sini.

    Bimbingan Teknis Peningkatan Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Di Satuan Pendidikan Melalui SIPLah Untuk Satuan Pendidikan dan UMKM di Surabaya, Jawa Timur

    09 Dec 2020


    Surabaya, Kemendikbud. Dalam rangka untuk melakukan fasilitasi dan edukasi SIPLah kepada satuan Pendidikan dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan Bimbingan Teknis Peningkatan Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Di Satuan Pendidikan di beberapa kota besar di Indonesia, kali ini giliran Kota Surabaya Jawa Timur. Acara yang menghadirkan perwakilan satuan pendidikan berbagai jenejang dan juga UMKM di Kota Surabaya dan sekitarnya ini diselenggarakan dengan menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, serta Dinas Koperasi dan UKM Kota Surabaya.

    Mewakili Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemendikbud, Triyantoro Koordinator Pelaksana Pengadaan Barang Jasa, Biro Umum dan PBJ Kemendikbud ketika membuka acara menyampaikan, SIPLah adalah platform pengadaan belanja secara elektronik milik Kemendikbud. Lahirnya SIPLah dilatarbelakangi bahwa sekolah adalah organisasi yang sifatnya sederhana tidak seperti satuan kerja, jadi tidak akan sulit untuk mengikuti norma PBJ sesuai dengan ketentuan pengadaan barang/jasa Pemerintah dalam Peraturan Presiden No.16 Tahun 2018. Sejak 2019 sekolah dan satuan pendidikan sudah diminta untuk melakukan belanja pengadaan secara elektronik melalui platform SIPLah.

    “Ada enam mitra pasar daring platform SIPLah, yakni Blibli, Belanja, Inti, Pesona Edu, Eurika Bookhouse, dan Toko Ladang. Para mitra ini akan memfasilitasi sekolah melakukan belanja dana BOS, dan sumber dana lainnya. Dengan belanja secara elektronik maka sekolah dimudahkan dalam pencarian barang dan dokumentasinya secara elektronik. Dan dapat harga bersaing,” beber dia. Lebih lanjut disampaikan bahwa pada tahun 2021 direncanakan SIPLah akan menambah mitra pasar daring untuk mempermudah sekolah dan penyedia dalam berinteraksi dengan SIPLah.

    Pada Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel JW Marriott Surabaya pada 07 s/d 09 Desember 2020 ini diikuti oleh puluhan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Surabaya yang bergerak dibidang penyediaan furniture, alat-alat kesehatan, masker dan lainnya. Turut hadir ratusan perwakilan satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP, SMA serta SMK. Lutfi Isa Anshori Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo menyampaikan melalui SIPLah maka PBJ Satuan Pendidikan akan lebih transparan dan juga memudahkan bagi Satuan Pendidikan dalam melakukan administrasi serta pelaporan. “Bank data transaksi sekolah yang ada di SIPLah akan mempertajam perencanaan pendidikan” tuturnya. Sementara Ike Inayumiki dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya menginformasikan bahwa sekolah-sekolah di Kota Surabaya sudah melakukan pengadaan barang dan jasa melalui aplikasi, termasuk menggunakan SIPLah. “Transaksi sekolah menggunakan SIPLah sudah mencapai 83.12 % dari sekolah” tuturnya.

    Mewakili Kementerian Koperasi dan UMKM Siti Maria Dwipertiwi Sekretariat Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran berharap Kepala Satuan Pendidikan dapat membelanjakan anggarannya kepada UMKM disekitarnya. “Semoga kedepan UMKM dapat menjadi mitra penyedia marketplace di SIPLah dan dapat menyediakan barang yang berkualitas”tuturnya. Turut memberikan arahan adalah Imam Muljanto Kasie Kemitraan dan Pengembangan Dinas Koperasi dan UMKM menyatakan bahwa pandemic COVID 19 telah membuat perlambatan perdagangan, menurunkan transaksi, bahkan menghentikan produksi para UMKM. “Semoga melalui SIPLah dapat menjadi peluang bagi UMKM untuk bangkit. Untuk itu UMKM untuk segera mendaftar dan jadi penyedia di SIPLah” pungkasnya. Acara selanjutnya dimaksimalkan untuk asistensi dan edukasi kepada para UMKM dan satuan pendidikan oleh tim teknis SIPLah dan dari mitra pasar daring.